Website Desa Bukan Pajangan: Ia Bisa Jadi Pintu Pelayanan Publik

Website Desa sebagai Pintu Pelayanan Publik

Dulu saya sering mendengar pertanyaan seperti ini: “Untuk apa desa punya website? Kan sudah ada grup WhatsApp.” Pertanyaan itu masuk akal. Di desa, informasi memang sering lebih cepat menyebar lewat grup, obrolan warung, pengumuman masjid, atau kabar dari mulut ke mulut. Tapi semakin lama saya mengelola pelayanan desa, saya semakin paham bahwa website punya fungsi … Baca Selengkapnya

Jangan Tunggu Sempurna untuk Memperbaiki Pelayanan Desa

pelayanan desa digital di kantor Desa Karanganyar Purbalingga

Ada satu pelajaran yang terus saya ingat sejak pernah melayani masyarakat di kantor desa: kalau menunggu semuanya sempurna, pelayanan tidak akan pernah berubah. Menunggu perangkat lengkap.Menunggu anggaran besar.Menunggu semua orang paham komputer.Menunggu jaringan internet stabil.Menunggu pelatihan resmi.Menunggu suasana ideal. Masalahnya, warga tidak bisa disuruh menunggu semua itu. Warga tetap datang ke kantor desa. Ada yang … Baca Selengkapnya

Pelayanan Publik Sudah Digital, Tapi Kenapa Masih Ribet?

pelayanan publik digital di desa yang masih mengalami kendala

Digitalisasi pelayanan publik selama ini dipromosikan sebagai solusi untuk mempercepat, mempermudah, dan meningkatkan transparansi layanan kepada masyarakat. Di atas kertas, semuanya tampak ideal. Namun dalam praktiknya, tidak sedikit masyarakat yang justru masih menghadapi proses yang berbelit, lambat, bahkan membingungkan. Sebagai seseorang yang pernah terlibat langsung dalam pemerintahan desa sekaligus aktif di berbagai organisasi sosial, saya … Baca Selengkapnya